MUNGKID – Yayasan
Sosial Lindu Aji Kabupaten Magelang diminta merangkul mantan copet dan
maling. Mereka diminta untuk diajak berbuat kebaikan. Seandainya copet
dan maling bisa disadarkan, akan membantu mengatasi berbagai aksi
kriminalitas dan terorisme.
"Mantan copet masih lebih baik ketimbang mantan pastur dan ustad. Kami
harus bisa mengubah,” ungkap Ketua Umum Persatuan Rakyat Desa Nusantara
(Parade Nusantara) Sudir Santoso saat pelantikan Pengurus Yayasan Sosial
Lindu Aji Kabupaten Magelang kemarin (27/3).Pria yang juga sebagai
penasehat Lindu Aji Jawa Tengah ini merasa dirinya berkewajiban memberi
saran dan nasehat yang baik. Karena itu, Sudir meminta ormas Lindu Aji
bisa merangkul generasi muda. Termasuk kalangan anak jalanan.
Ditambahkan, Lindu Aji harus bisa merangkul beberapa eleman masyarakat.
“Jangan main pukul antareleman masyarakat. Lindu Aji harus bisa mengajak
kebaikan, jangan mengejek,” imbuhnya.Menurutnya, kondisi masyarakat
Indonesia tengah limbung. Sehingga, membutuhkan wadah baru sebagai
tempat penyaluran aspirasi dan keluh kesah.
Dia berharap Lindu Aji menjadi bagian
solusi dari beragam persoalan yang dihadapi warga Jawa Tengah.“Sebanyak 2
ribu anggota Lindu Aji Jawa Tengah harus bisa mencontoh peran Nabi
Muhammad SAW. Nabi Muhammad mampu mengembangkan Islam ke seluruh dunia
tanpa pertumpahan darah,” katanya.
Lindu Aji merupakan ormas yang
berlatarbelakang sosial, keagamaan, dan olah raga. "Jangan hanya gagah
secara fisik, namun juga rohani. Kami harus mampu membawa manfaat untuk
kesejahteraan masyarakat dan membawa perubahan yang baik," imbuh Ketua
Lindu Aji Jawa Tengah Ikhwan Ubaidillah. Ikhwan meminta Lindu Aji bisa
membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
Dalam pelantikan tersebut, hadir
berbagai tokoh partai dan tokoh agama. Di antaranya Ketua DPW PKB Jawa
Tengah KH Yusuf Chudori, Ketua DPC PKB Kabupaten Magelang Achadi, Ketua
DPC Gerindra Haiban Hajib, Ketua DPC PPP Mujadin Putu Murja, serta
sejumlah pengurus teras PKS dan Sekda Jateng Hadi Prabowo.
0 Response to "Sadarkan Copet dan Maling"
Post a Comment